Chandra Ekajaya Wonosobo Bisa Maju

Chandra Ekajaya Motifasi Pengusaha Di Wonosobo

Indonesia mempunyai kabupaten dan kota berjumlah 500an, ada banyak kabupaten dan kota yang mempunyai potensi untuk dieksplor lebih jauh. Salah satu kabupaten yang mempunyai banyak potensi adalah kabupaten Wonosobo ujar Chandra Ekajaya. Secara geografis, kabupaten ini berada di wilayah dataran tinggi, sehingga mempunyai hawa dingin. Oleh sebab itu produk yang dihasilkan oleh kabupaten ini berupa hasil pertanian dan perkebunan. Tetapi bukan hanya produk pertanian saja, industri kerajinan tangan mulai terbuka. Sehingga saat ini mulai muncul wirausahawan dan pengusaha muda yang berasal dari putra daerah. Banyak potensi lokal yang diangkat sebagai komoditas utama kabupaten tersebut.

Pemuda merupakan subyek utama perubahan ini. Banyak dari mereka yang menjadi wirausahawan dan pengusaha mempunyai ide dan gagasan yang kreatif tukas Chandra Ekajaya. Sehingga geliat dan gairah industri menjadi semakin lentur. Pemerintah kabupaten pun berjanji akan memfasilitasi masyarakat yang ingin terjun ke dunia kewirausahaan dengan pembekalan, pelatihan, dan pembinaan, supaya mempunyai keterampilan dan keahlian.

Chandra Ekajaya Majukan Wonosobo

Pemerintah kabupaten juga menggaet beberapa pengusaha untuk menjadi pembicara dan motivator supaya para pengusaha muda dan wairausahawan muda semakin semangat. Diantaranya adalah pengusaha Chandra Ekajaya, Hary Tanoesoedibjo, Dahlan Iskan. Mereka memberikan motivasi sekaligus memberikan rancangan sekaligus pengalaman-pengalaman mereka saat meniti karir dan mendirikan usaha. Mulai dari berjuang dengan kondisi dan suasana yang seadanya, hingga kemudian dapat mencapai kesuksesan.

Chandra Ekajaya memberikan contoh, misalnya di daerah pegunungan seperti kabupaten Wonosobo, maka warung ataupun cafe yang menjual minuman dan makanan yang hangat pasti akan laku keras. Bisa juga mengambil produk dari tradisi, misalnya jamu dan makanan seperti tape, baik dari beras maupun ketela, dimana semua produk tersebut dapat membuat badan hangat. Pengusaha yang berasal dari Malang, Jawa Timur ini memberikan gambaran bahwa bila masyarakat ingin berburu harta, maka harus tahu dimana harta tersebut berada. Dalam artian, bila mereka ingin berdagang atau menjual produk dan jasa, maka mereka harus mengerti dimana pasarnya, kondisi pasarnya, dan pangsa pasarnya. Sehingga akan lebih jelas bagaimana produksi nantinya.

Iklan

Loyang Pizza Mini Cetakan Bahan Stainless

Loyang pizza mini adalah salah satu cetakan yan digunakan salah satunya untuk membuat pizza namun dengan ukuran lebih kecil atau bisa dibilang mini. Mini berarti memiliki diameter yang kecil, ya benar sekali karena bisa dibilang diameternya kecil dan bervariasi mulai dari 8cm bahkan ada yang 6cm. Cetakan ini merupakan karya dan inovasi dari kreatifitas masyarakat yang mulai melihat bahwa ada peluang dari bisnis lain salah satunya bisnis kuliner.

Loyang Pizza Mini Cetakan Bahan Stainless

Kenapa bisa dibilang bisnis kuliner, karena cetakan ini digunakan untuk membuat olahan makanan dan karena itulah bisa dibilang masuk dalam segmen pendukung bisnis kuliner. Loyang pizza ini tidak bisa dipisahkan ketika akan membuat pizza, mungkin bisa dibilang ini adalah cetakan terpraktis dari pada harus mencetaknya sendiri secara manual, jika menggunakan cara manual maka akan membutuhkan waktu yang lebih laman dan belum tentu pas baik dari ukuran dan ketebalan yang diinginkan.

Bahan yang digunakan untuk membuat cetakan Loyang pizza mini ini berperan penting dalam proses pematangan adonan, oleh karena itu alangkah baiknya untuk mengecek terlebih dahulu bahan dasar dari Loyang tersebut. Loyang berkualitas biasanya terbuat dari baja yang merupakan penghantar panas yang sempurna dan juga dilengkapi lapisan anti lengket agar kematangan roti tetap terjaga. Jika Loyang dibuat dengan permukaan yang tipis maka akan mudah sekali menghanguskan adonan yang ada di dalamnya. Maka dari itu Chandra Ekajaya juga dalam menggunakan Loyang untuk bisnis pizza nya tidak mau sembarangan dan menggunakan Loyang dengan kualitas terbaik agar hasil adonan maksimal. Inilah yang sampai saat ini terus diyakini oleh Chandra Ekajaya dalam pemilihan cetakan loyang dalam bahan pembuatan pizza.

Loyang Pizza Mini Cetakan Bahan Stainless

Untuk pemilihan Loyang pizza mini disarankan yang memiliki bahan dasar stainless, hal ini dikarenakan terkadang Loyang pada umumnya kendala yang paling sering muncul adalah mudah penyok, pecah dan bahkan lengket dengan adonan ketika akan di panggan di oven. Produk Loyang yang sudah ada  dipasaran diklaim telah menggunakan bahan dasar alminess atau Teflon salah satu bahan yang diklaim bisa membuat Loyang awet dan aman bagi manusia, namun pada kenyataanya hal tersebut masih sangat jarang ditemui dan untuk segmen ini mungkin harga akan menentukan kualitas Loyang tersebut.

Chandra Ekajaya Senin Di Toko You and Me Fashion

Pengusaha yang satu ini memang bisa dikatakan bisa menjadi salah satu pengusaha teladan dan patut di contoh bagi para pengusaha lainya. Kenapa tidak, Chandra Ekajaya merupakan salah satu pengusaha yang selalu memulai hari senin dengan selalu berkunjung ke toko untuk memantau bisnis yang dijalani, salah satunya adalah bisnis You and Me Fashion.

Chandra Ekajaya Senin Di Toko You and Me Fashion

You and Me Fashion menjadi salah satu bisnis yang mengangkat Chandra Ekajaya menjadi salah satu pengusaha sukses di Indonesia. Bisnis nya ini benar-benar dimulai dengan kerja keras dan terbukti dari kerja keras dirinya sukses mengembangkan bisnisnya ini. Semenjak menapakai jalan kesuksesan dalam bidang fashion melalui bendera You and Me Fashion, dirinya memiliki keunikan dalam melakukan kegiatan bisnisnya ini. Setiap hari senin dirinya selalu mengajak para karyawan untuk makan pagi bersama sebelum memulai kegiatan usaha setiap seninya.

Hal yang unik bukan jika bisa dibilang, kegiatan di hari senin ini bertujuan untuk semakin mempererat tali silaturahmi para keryawan dan juga dirinya sebagai pemilik You and Me Fashion. Dengan semakin mempererat tali persaudaraan, Chandra Ekajaya yakin bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan pasti akan membuahkan semangat yang berbeda karena dilandasi dengan rasa gembira dan tanpa tekanan. Hal ini memang sejalan dengan apa yang menjadi pola pikir oleh Chandra Ekajaya yaitu menjalani bisnis yang bukan hanya menguntungkan bagi dirinya saja melainkan bagi orang lain.

Chandra Ekajaya Senin Di Toko You and Me Fashion

Menurut Chandra Ekajaya karyawan pun tidak keberatan dengan kegiatan ini, seluruh karyawan menyambut dengan gembira dan sangat antusias dalam melakukan rutinitas setiap senin ini. Bahkan beberapa karyawan menganggap bahwa kegiatan ini semakin membuat para karyawan betah dan menganggap bahwa kerjaan atau kantor dan toko adalah bagian dari rumah atau keluarga kedua setelah rumah dan keluarga yang sebenarnya. Kegiatan ini akan selalu dilakukan dan berlangsung setiap senin dan rutin dilakukan, bahkan jika Chandra Ekajaya sedang pergi dan tidak bisa hadir, para karyawan juga akan melakukan hal ini sebagai bukti bahwa kegiatan ini bisa membuat dampak yang baik bagi kegiatan usaha You and Me Fashion.

Menyelamatkan Sungai Barito Dari Pencemaran Dan Sampah

Sampah Sungai Barito

 

Sungai Barito adalah sungai yang menjadi pusat peradaban bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Akan tetapi sungai yang semestinya menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat, sekarang berubah menjadi ancaman bagi kesehatan akibat limbah dan perila ku hidup tidak sehat. Bayangkan saja seandainya ada 10.000 orang yang membuang hajat ke sungai setiap hari dengan frekuensi sekali saja per hari, dengan bobot 3 ons/ orang, maka beban pencemaran yang harus diuraikan oleh sungai setiap hari adalah 3 ton. Kalau sebulan? Setahun? Tentunya hal ini menjadi salah satu pemicu munculnya berbagai penyakit yang disebabkan bakteri e-colli yang berasal dari tinja tersebut. Belum lagi sampah rumah tangga dan limbah perusahaan seperti batu bara yang yang banyak ditemui di sungai Barito yang menyebabkan aliran sungai terhambat dan memungkinkan terjadinya pendangkalan sungai, serta banjir.

Hal lain lagi yakni dampak reaksi kimia dari limbah tambang dan limbah rumah tangga yang berlebihan seperti pengggunaan detergen yang mengganggu kesinambungan biota sungai serta jumlah sampah yang selalu bertambah setiap tahunnya. Sungai yang dahulu tidak lagi seperti sekarang. Entah bagaiman nasib sungai Barito 20 tahun mendatang? Kalau kita tidak antisipasi dari sekarang, maka hilanglah peradaban Sungai Barito yang dulunya menjadi pusat kehidupan bagi masyarakat dan tentunya ini hanya akan jadi kisah mulut ke mulut bagi anak cucu kita semua. Oleh karena peranan masyarakat dan pemerintah serta semua pihak wajib disinergikan agar kelak sungai Barito bisa seperti semula.

Dampak pencemaran sungai yang saat ini terjadi sangat mempengaruhi kesehatan masyarakat, baik yang disebabkan oleh aktivitas penambangan batu bara, pembuangan sampah rumah tangga, maupun perilaku hidup masyarakat yang tidak sehat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, yakni membuang hajat sembarangan. Akibat dari hal ini banyak masyarakat yang terkena penyakit, seperti diare, munta-ber dan lain sebagainya. Saat ini masyarakat yang memanfaatkan sungai Barito harus menampung air yang mereka ambil didalam tong dan dibiarkan 3-4 hari baru bisa di gunakan untuk keperluan sehari-hari, itupun harus menggunakan tawas. Hal tersebut sudah menjadi rutinitas keseharian mereka. Untuk keperluan minum dan memasak mereka harus membeli air per jeriken dengan kisaran harga RP 2.500/jeriken. Sungai yang sejak zaman dahulu menjadi pusat kehidupan bagi masyarakat sekarang sudah tercemar.

Pencemaran Sungai Barito

Baik secara langsung maupun tidak, masyarakat yang memanfaatkan sungai sebagai penopang kehidupan secara tidak sadar sudah mengkonsumsi racun dari zat-zat kimia yang berada di dalam air tersebut. Habitat air pun seperti ikan yang sering di konsumsi manusia dan berasal dari sungai barito perlu diwaspadai, karena mereka pun terkena dampak racun yang mengandung zat kimia berbahaya. Agar kelestarian sungai Barito tetap terjaga, perlu ada kerjasa-ma yang sinergi antara pemerintah, perusahaan yang beroperasi memanfaatkan aliran sungai, serta masyarakat. Adapun penanggulangan pertama yang harus dilakukanan pemerintah adalah membuat Peraturan Daerah (Perda) yang melarang perusahaan-perusahaan membuang limbah cair atau padat, secara langsung ke sungai, terkecuali limbah tersebut telah diproses sehingga kadarnya aman dan tidak berbahaya bagi lingkungan.

Apabila ada perusahaan yang melangar, perlu sanksi hukum yang tegas, jangan sampai ada oknum-oknum nakal yang memanfaatkan keberadaan Perda ini untuk melakukan Pungli atau praktek KKN sehingga Perda ini hanya menjadi Symbol sebagai wujud kepedulian Pemerintah kepada masyarakat. Kedua, Pemerintah membuat Perda yang melarang masyarakat membuang hajat secara langsung di sungai, serta membuang sampah rumah tangga ke sungai. Dalam hal ini pemerintah melalui dinas kesehatan menjadi ujung tombak utama, agar sungai Barito kembali seperti dulu lagi.

Ketiga, pemerintah harus mensupport dana secara terprogram untuk kelestarian sungai, baik dengan mengadakan sosialisasi maupun dengan membuatkan masyarakat jamban yang sehat. Akan tetapi kendala saat ini masyarakat masih banyak yang tidak sadar akan pentingnya kesehatan, karena mereka beranggapan bahwa perilaku membuang hajat di jamban sudah merupakan tradisi turun- temurun dan merupakan warisan nenek moyang. Pemerintah bisa membuatkan sep-tic tank apung, sehingga tinja bisa dikuras apabila sudah penuh, kemudian bisa dijadikan sebagai pupuk atau diolah menjadi biogas, sehingga perekonomian masyarakat meningkat.

Keempat, Pemerintah harus menempatkan tempat pembuangan sampah di sekitar pemukiman warga yang berada di bantaran sungai, sehingga mereka terbiasa untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan. Kemudian pemerintah melakukan pelatihan pengelolaan sampah, sehingga sampah tersebut bisa menjadi bahan yang berguuna dengan harapan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Kelima, Pemerintah harus melakukan evaluasi secara berkala, sehingga keberadaan Perusahaan yang memanfaatkan aliran sungai Barito, serta perilaku hidup masyarakat yang tidak sehat bisa perbaiki dan akhirnya sungai Barito bisa seperti dulu lagi.

Chandra Ekajaya Disabilitas Bukan Penghalang Kesuksesan

Dok.Chandra Ekajaya

Kekurangan tak pernah menjadi penghalang untuk terus berjuang. Adalah Chandra Ekajaya, pemuda asal Kota Malang, Jawa Timur yang berhasil berprestasi di tengah keterbatasannya sebagai penyandang tunarungu. Chandra Ekajaya, sukses diganjar sebagai Master Disability Asia 2016. Tahun itu pula, Indonesia baru kali pertama mengirim wakilnya ke tingkatan dunia. Kontes Master Disibility bermula pada 2012. Ajang pencarian bakat itu awalnya bernama Master Disibility lalu bertambah menjadi MasterDisability pada 2012. Ajang tersebut secara keseluruhan digagas sebuah organisasi yang berjanji untuk memberdayakan, meningkatkan, dan mendukung perubahan dan berkembang menjadi masyarakat tuli wanita dan pria.

“Awalnya saya ikut serta di ajang Indonesia Dsibility Talent, ajang pencarian bakat tunarungu dari berbagai kota di Indonesia yang digelar Yayasan Tuna Rungu Seroja. Tidak disangka seusai terpilih menjadi 1st Indonesia Disability Talent, saya dikirim menjadi wakil Indonesia di ajang Miss Master Disability 2016,” kata Chandra Ekajaya. Pemuda kelahiran Malang, 23 Agustus 1989 tersebut kemudian dikirim ke Las Vegas. “Pada finalnya, saya terpilih menjadi Master Disability Asia 2016, sedang rekan saya enggak berhasil membawa pulang penghargaan,” papar Chandra Ekajaya.

Dok.Chandra Ekajaya

Sulung dari tiga bersaudara itu mengenakan kostum Carnaval Beautiful of Malang yang disponsori Chandra Ekajaya Center saat bertarung di ajang Master Disability. Ia juga sempat memakai kostum Tari Bambangan Cakil saat berjalan di catwalk. Chandra Ekajaya menyebut prestasi yang dibawanya pulang bukanlah satu-satunya hal yang membanggakan.Hal itu membuatnya banyak belajar dan beradaptasi. “Saya sedikit terkejut karena penyandang tunarungu itu jumlahnya enggak sedikit. Seluruh benua mengirimkan wakilnya. Ada yang dari Eropa, Amerika Serikat, Asia, Afrika, Timur Tfengah, dan Australia. Tiap hari berlalu begitu cepat karena saya banyak kegiatan seperti menari, latihan berjalan di catwalk, Expo Dunia Tuli, dan lain sebagainya,” papar Chandra Ekajaya.

Keripik Lebay Heboh Untung Bikin Lebay

Keripik lebay, menjadi salah satu camilan unik yang muncul di tengah semakin maraknya makanan camilan dipasaran. Rini Sumarsih menjadi aktor dibalik kesuksesan Keripik Lebay, wanita yang berasal dari Desa Mayak, Cibeber, Cianjur Jawa Barat ini sukses mengembangkan camilan keripik lebay sampai mencapai puncak kesuksesan seperti sekarang.

Keripik Lebay Heboh Untung Bikin Lebay

Berawal dari kesulitan ekonomi yang dihadapai oleh dirinya, Rini Sumarsih memberanikan diri untuk membuka  bisnis dengan memaksimalkan talas sebagai salah satu camilan enak dan lezat. Idenya muncul ketika dirinya sedang memakan keripik talas buatan brand ternama di Indonesia. Kemudian terbersit dalam benaknya untuk membuat camilan yang sama dengan rasa yang sama enaknya namun dengan harga jual yang lebih murah pastinya.

Awal memulai bisnis keripik lebay memang penuh dengan tantangan, awal memulai bsinsi tersebut Rini harus terus mencoba bereksprimen membuat keripik talas yang enak. Berbagai percobaan sudah dirinya lakukan untuk menjadikan keripik talas enak dan diminati oleh konsumen. Ketika mendapatkan komposisi yang pas dalam mengolah keripik talas, dirinya kemudian memberikan secara cuma-Cuma produk talasnya tersebut kepada tetangga, ternyata responya sangat bagus dan diminati oleh tetangga.

Setelah menemukan olahan yang pas kemudian Rini dan suami memberanikan diri untuk menjual produknya di sekitar rumah dan di titipkan di warung dan toko. ni menitipkan dagangannya di warung yang hanya berjumlah 6 gerai. Produknya ternyata cukup disambut positif masyarakat Cibeber.

Keripik Lebay Heboh Untung Bikin Lebay

Ketika akan mengembangkan bisnis, dirinya bahkan mendapatkan durian runtuh karena mendapatkan bantuan pada tahun 2014 dari mahasiswa Prastiya Mulia Bussines School untuk mengembangkan bisnis miliknya agar semakin dikenal oleh masyarakat. Bantuan ini pun disambut baik dan dari bantuan itu sangat terasa dirasakan oleh dirinya sehingga mampu mengembangkan bisnis miliknya.

Saat ini, produk Keripik Lebay memiiliki rasa berbeda-beda: balado, keju dan original. Juga pangsa pasarnya yang mencapai 135 toko dengan asumsi pendapatan kotor berkisar antara Rp 300 ribu -1 juta rupiah per minggu, jika diakumulasikan perbulan bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp 5 juta perbulan. Keuntungan yang sangat menggiurkan dan menjanjikan untuk bisnis dengan memaksimalkan potensi makanan tradisional.

Sepenggal Kisah di Balik Kesuksesan Q Pizza Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Perjuangan memang tidak akan membohongi hasil, inilah yang dirasakan oleh Chandra Ekajaya pemiliki dari brand Q Pizza. Untuk mengembangkan brand Q Pizza bisa dikatakan harus melalui berbagai macam rintangan dan halangan. Namun dari situlah dirinya mampu mengambil pelajaran dari kegagalan dan dikembangkan menjadi sebuah keberhasilan kedepanya.

Ketika akan memulai bisnis Chandra Ekajaya penuh dengan keragu-raguan dan pikiran akan gagal ketika menjalankan bisnis dan berimbas kepada kerugian secara finansial.Pemikiran itu mungkin memang wajar bagi siapa saja yang akan awal dan baru memulai bisnis sama seperti yang dialami oleh Chandra Ekajaya. Namun hakikatnya semua itu adalah sifat dasar manusia takut jika gagal, namun bagaimana seorang itu bisa mengolah rasa takut itu menjadi sebuah kesuksesan. Ketika akan memulai bisnis dirinya sempat akan mengurungkan niatnya untuk membuka bisnis namun ketika itu dirinya mendengarkan sebuah seminar dari seorang motifator sekaligus pengusaha sukses di Indonesia yaitu Bob Sadino.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya sengaja mengikuti acara tersebut saat itu karena penasaran dan ingin mendapatkan pencerahan soal ilmu dalam berbisnis dan bagaimana memulai bisnis yang baik dan benar. Ternyata dari seminar tersebutlah muncul dorongan semangat baru dari dalam dirinya untuk memantapkan diri membuka bisnis barunya. Untuk memantapkan hati memang bukan perkara mudah terlebih ketika kita akan menjalani sesuatu yang tadinya kita tidak mengetahui sama sekali bagaimana seluk beluk apa yang akan dijalani kedepanya.

Berbekal dorongan semangat dan pencerahan dari Bob Sadino tentang bagaimana memantapkan hati dan memulai usaha Chandra Ekajaya pun akhirnya memantapkan hati untuk membuka bisnis Q Pizza miliknya. Butuh perjuangan keras dalam mengembangkan bisnis tersebut. Bahkan tiba sampai suatu saat dirinya sudah tidak mampu dan berpikiran untuk menutup bisnis tersebut, namun dirinya terfikir oleh omongan dari Bob Sadino “ saya bisnis cari rugi, ketika rugi saya semangat dan jika untung bertambah rasa syukur saya”. Inilah sepenggal kata-kata dari pengusaha sukses Bob Sadino yang menjadi salah satu pijakan bagi pengusaha Chandra Ekajaya ketika mengalamin hal tidak mengenakan dalam perjalanan bisnis yang dilalui.

Chandra Ekajaya Gagal Dibidang Study Sukses Dibidang Sablon

Dok.Chandra Ekajaya

Sablon  adalah salah satu yang cukup familiar ditelinga masyarakat sekarang ini, usaha dibidang fashion dan konveksi yang satu ini membutuhkan ketrampilan desain dan seni yang cukup untuk menjalankanya. Chandra Ekajaya adalah salah satu pengusaha sablon yang cukup kondang di daerah Batu, Malang. Bergerak di bisnis Fashion ibarat kata sudah terlanjur basah sekalian aja ujarnya.

Chandra Ekajaya yang gemar hobi desain grafis sejak dibangku sma ini menuangkan hobinya kedalam bisnis fashion dan sablon. Kesuksesan yang diraihnya ini tidak serta merta semudah membalikkan telapak tangan dirinya sudah pernah mengalami masa sulit ketika dirinya putus study di perguruan tinggi dan lebih memilih focus dibidang usaha sablonnya. Alat-alat yang dia miliki serta bahan-bahanya tak kurang dirinya merogoh kocek hampir Rp.50 juta untuk menyewa rumah untuk produksi serta membeli bahan-bahan serta peralatan sablon. Berawal dari 2 karyawan yang dia miliki kini Chandra Ekajaya memiliki tak kurang 15 orang karyawan dan dapat memenuhi pesanan dalam sekala besar atau sekala partai.

Dok.Chandra Ekajaya

Banyak pilihan yang ditawarkan oleh Candra Ekajaya mulai dari sablon kaos , kemeja , jaket  dan bahkan terkadang dirinya juga menerima orderan bordir baju pollo tshirt dikarnakan untuk bahan yang satu ini sangat cocok di bordir daripada disablon. Berawal dari keuntungan dibawah Rp5Juta perbulan inilah dirinya menekuni usahanya ini. usaha yang dirinya jalankan ini sudah berjalan cukup lama bisa dibilang cukup exis dibidang sablon karna keuletan dan ketekuannya dalam mencari calon konsumen serta kualitas dan service yang diberikan cukup memuaskan sehingga para pelangan tak sungkan memesan kembali ke Chandra Ekajaya Sablon.

Kini usaha ini semakin besar dan semakin banyak orang mulai memesan dari luar daerah Malang karna harga yang cukup bagus membuat usaha ini laris manis ujar Chandra Ekajaya.

Dirinya mengaku setelah menjalani usaha ini selama 3 tahun hinggga sekarang yang menginjak di tahun 8 tak kurang dirinya dapat meraup untung tak kurang dari Rp.20 juta perbulannya. Selain dirinya memenuhi permintaan pesanan disela-sela produksinya dirinya tetap membuat desain yang dia tawarkan di toko pakaian miliknya sendiri yang menjual berbagai macam kaos dan kemeja hasil desainan dirinya sendiri.

Chandra Ekajaya Pengusaha Es Durian Nyot Nyot

Pria kelahiran Malang Jawa Timur ini punya bisnis dengan omzet bisnis bisa puluhan juta rupiah dalam satu bulan saja, pria tersebut adalah Chandra Ekajaya. Pria lulusan terbaik sebuah SMA swasta di Malang  tersebut menekuni bisnis kuliner dari buah Durian. Buah durian dirasa memilik daya pikat sendiri dipasaran kuliner Indonesia.

Pengusaha Chandra Ekajaya

Buah durian memang sebagian orang tidak suka dengan buah ini, aroma dan rasanya dianggap aneh oleh sebagian orang di Indonesia. Namun sebagian besar menjadikan buah durian sebagai buah lezat dan enak untuk disantap termasuk oleh pengusaha Chandra Ekajaya. Potensi buah durian di Indonesia sendiri bisa dikatakan sangat melimpah dan hampir setiap provinsi memiliki daerah penghasil durian. Buah durian di Indonesia sangat beragam dan terkenal dengan cirri khas sendiri-sendiri di setiap daerah contohnya ada Durian Medan, montong petruk dan masih banyak lainya. Melimpahnya jumlah buah durian di Indonesia ternyata masih belum bisa dimanfaatkan oleh kebanykan orang untuk menghasilkan peluang bisnis yang menggiurakan. Kebanyakan masih hanya menjual durian biasa tanpa diolah menjadi sebuah produk olahan makanan. Inilah yang coba dimanfaatkan oleh pengusaha Chandra Ekajaya dengan memanfaatkan buah durian menjadi Es Durian dengan nama brand “Durian Nyot Nyot”.

Brand Durian Nyot Nyot didapat ketika dirinya sedang bersama anaknya, kemudian sang anak sedang meminum air dengan dot kecil dan memunculkan bunyi nyot nyot. Dari situlah nama brand tersebut muncul dan kemudian menjadikan nama tersebut menjadi nama brand Es Durian Nyot Nyot. Pada awal akan membuat dan memulai bisnis Es Durian, dirinya terlebih dahulu berkeliling Indonesia untuk mencicipi berbagai macam jenis durian yang ada di Indonesia. Hal ini dilakukan agar dirinya mengetahui jenis durian mana yang paling enak dan cocok dibuat sebagai olahan Es durian. Akhirnya dirinya menemukan durian medan lah yang cocok sebagai bahan membuat es durian miliknya. Pemilihan durian medan tidak begitu saja dilakukan, banyak pertimbangan dan percobaan, durian medan dipilih karena memiliki terkstur yang tidak terlalu lembek dan memiliki rasa manis bercampur dengan pahit namun sangat enak dan lezat jika diolah menjadi es durian dan dikombinasikan dengan varian lain. Durian yang digunakan adalah durian medan yang merupakan durian lokal yang memiliki kadar alkoholnya lebih rendah. Perbulannya dari bahan baku durian bisa menghabiskan 30.000 butir durian.

Setelah menemukan durian yang cocok sebagai bahan baku es miliknya, Chandra Ekajaya kemudian bersama beberapa temanya yang kebetulan merupakan sebuah Chef di hotel di Bali mencoba membuat olahan es durian berbagai varian namun jangan sampai menghilangkan rasa dan cita rasa buah durian tersebut. Didapatkanlah berbagai produk, dari es duren putih, es duren cokelat, juice duren putih, dan juice duren coklat. Inovasi ini coba dilakukan oleh dirinya untuk memberikan pilihan sajian produk es durian yang beda dari lainya. Es Durian yang begitu-begitu saja pastinya akan lama kelamaan membosankan dan ditinggalkan oleh penikmat durian. Hal yang sangat mengejutkan dan diluar ekpspektasi dirinya adalah dalam sudah bisa membuka 14 gerai dalam satu tahun saja. Dimana 6 gerai miliknya sedangkan 8 adalah milik kemitraan. Jumlah gerainya pun dari tahun demi tahun selalu mengalami peningkatan, tercata semenjak pertengahn tahun 2011  sampai akhir 2012, sudah ada lebih dari 50 gerai berhasil didirikan oleh Nyot Nyot Durian dan itu masih akan mengalami peningkatan jumlah gerai kedepanya. Bukan tidak mungkin pada tahun depan bisa menembus hingga ratusan gerai yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Pengusaha Es Durian Chandra Ekajaya

Tak disangka ternyata perkembangan yang begitu pesat tak lepas dari pemasaran yang dilakukan oleh dirinya. Memanfaatkan berbagai media baik offline atau online menjadi salah satu ujung tombak pemaran produk, melalui media sosial seperti instagram, facebookk dan twitter. Dirinya juga rajin menjalani kerja sama dengan beberapa penerbit dan majalah/ tabloid waralaba nasional serta ikut acara festival kuliner nasional di beberapa darah di Indonesia. Ia menjelaskan dari semua mitranya yang tersebar di seluruh Indonesia. Ia mencatat bahwa gerai Tarakan, Kalimantan Timur dan Karawang, Jawa Barat, menjadi gerai pemegang rekor balik modal. Hanya dalam kurun waktu 1,5 tahun saja sudah balik modal. Ternyata salah satu faktor lain menyebabkan berkembang pesatnya bisnis es durian ini ternyata terletak dari sedikitnya pengusaha yang bermain.  Masih sedikitnya orang yang meilirik bisnis ini menjadikan pasar persaingan masih terbuka lebar. Terlebih didukung dengan bahan baku yang mudah di dapatkan menjadi salah satu keuntungan yang di dapat dari bisnis es durian ini. Namun ketika memilih bahan baku tidak boleh sembarangan, karena bahan baku mempengaruhi kualitas produk Es Durian yang dibuat.

Harga yang dibanderol dari es durian sangat bervariasi dan berbeda dari setiap jenis dan ukuran yang diminta. Harga jumbo bisa dijual dari Rp.10.000 hingga Rp.18.000 per- cup. Harga yang terbilang terjangkau dan murah dikantong. Penikmatnya pun saat ini sangat beragam mulai dari anak kecil bahkan hingga orang dewasa menggemari Es Durian Nyot Nyot milik Chandra Ekajaya. Berbagai gerai yang sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia membuat produk es durian milknya sekarang menjadi salah satu produk Es Durian trend setter di Indonesia.

Kedepanya hal yang sangat ingin dilakukan oleh pengusaha ini adalah membuat bisnis Es Durian Nyot Nyot bisa dipasarkan di mancanegara. Keinginan ini bukanlah sebuah hal yang mustahil, saat ini saja sudah banyak olahan makanan dari Indonesia yang mampu menembus pasar global dan beberapa mampu dijual di negara-negara eropa seperti Jerman dan Amerika. Eskpektasi kedepanya Es Durian miliknya akan bekerjasama dengan beberapa perusahaan dan food Court di Malaysia dan Singapura. Kerjasama ini akan menambah pemaran dari es durian nyot nyot miliknya, namun yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi dirinya adalah menjamin bahwa produknya memiliki kualitas yang baik dan sehingga mampu bersaing dengan produk produk lainya dari berbagai negara di pasar global.

Jika hal ini terwujud, maka Es Durian milik pengusaha Chandra Ekajaya ini akan menjadi yang pertama olahan es durian yang mampu menembus pasaran internasional. Menurut data yang sudah dimilikinya, untuk segmen pasar Es Durian sendiri masih sangat langka di pasaran global. Dari data, ada beberapa produk Es Durian dari negara seperti Thailand dan Vietnam yang sudah mendominasi pasaran olahan durian. Namun pada kenyataanya olahan tersebut masih sekedar olahan biasa tanpa dikombinasikan dengan olahan lain. Inilah peluang yang coba dimanfaatkan oleh dirinya, peluang sekecil apapun jika itu masih ada kemungkinan untuk mendulang keuntungan harus bisa dimanfaatkan. Prinsip tersebut adalah prisnisp yang selalu dipegang oleh pengusaha Chandra Ekajaya untuk mengembangkan bisnisnya entah bisnis kuliner, fashion, migas dan property.

Sup Ayam Makaroni Bumbu Spesial Chandra Ekajaya

Saat musim hujan seperti saat ini, resep masakan yang cocok untuk dihidangkan untuk seluruh anggota keluarga adalah hidangan yang berkuah dan beraroma kuat. Salah satu yang cukup populer dan disukai oleh semua orang adalah resep sop ayam. Ya, resep masakan berkuah kental ini rasanya memang enak dan lezat sekali. Apalagi kalau ditambah dengan makaroni yang sudah diketahui mengandung banyak sekali kalori, asam folat, karbohidrat dan zat bergizi lainnya. Perpaduan kuah kental beraroma bumbu rempah dan kandungan gizi yang cukup banyak membuat resep sop ayam makaroni ini bisa menjadi pilihan terbaik untuk menu makanan spesial bersama keluarga di rumah. Selain itu, cara membuat resep masakan sup ayam makaroni ini juga cukup mudah. Bahan bumbu sup ayam nya juga tidak berbeda jauh dengan resep sop lainnya sehingga mudah didapat.

Yohanes Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, kandungan gizi yang terdapat dalam resep masakan sop ayam sangat tinggi. Bahkan banyak diantara kita yang menggunakan resep masakan sayur ini sebagai obat herbal untuk mengatasi penyakit flu yang bisanya sering menyerang saat musim penghujan seperti saat ini. Tentu saja hal ini tidak mengherankan karena memang pada dasarnya, resep sup ayam makaroni ini banyak mengandung gizi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita. Sebut saja kandungan vitamin dan mineral yang terkandung di sayuran yang digunakan. Belum lagi kalsium dari daging ayamnya, omega 3, zat besi dan yang lainnya. Selain itu bumbu sup ayam makaroni nya sendiri juga mengandung anti oksidan dan mampu menghangatkan kondisi tubuh disaat cuaca lagi dingin.

Tentu banyak diantara kita yang belum tahu bahwa sebenarnya makaroni yang kita tambahkan untuk membuat resep sop ayam ini juga banyak mengandung kandungan gizi yang bagus untuk tubuh kita. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, makaroni yang biasanya juga digoreng atau dipanggang ini banyak mengandung kalori, protein, sodium dan karbohidrat. Selain itu, ditemukan juga kadar asam folat cukup tinggi sehingga makanan yang berasal dari makaroni baik sekali untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.