Chandra Ekajaya Wonosobo Bisa Maju

Chandra Ekajaya Motifasi Pengusaha Di Wonosobo

Indonesia mempunyai kabupaten dan kota berjumlah 500an, ada banyak kabupaten dan kota yang mempunyai potensi untuk dieksplor lebih jauh. Salah satu kabupaten yang mempunyai banyak potensi adalah kabupaten Wonosobo ujar Chandra Ekajaya. Secara geografis, kabupaten ini berada di wilayah dataran tinggi, sehingga mempunyai hawa dingin. Oleh sebab itu produk yang dihasilkan oleh kabupaten ini berupa hasil pertanian dan perkebunan. Tetapi bukan hanya produk pertanian saja, industri pariwisata dan kerajinan tangan mulai terbuka. Sehingga saat ini mulai muncul wirausahawan dan pengusaha muda yang berasal dari putra daerah. Banyak potensi lokal yang diangkat sebagai komoditas utama kabupaten tersebut.

Pemuda merupakan subyek utama perubahan ini. Banyak dari mereka yang menjadi wirausahawan dan pengusaha mempunyai ide dan gagasan yang kreatif tukas Chandra Ekajaya. Sehingga geliat dan gairah industri menjadi semakin lentur. Pemerintah kabupaten pun berjanji akan memfasilitasi masyarakat yang ingin terjun ke dunia kewirausahaan dengan pembekalan, pelatihan, dan pembinaan, supaya mempunyai keterampilan dan keahlian.

Chandra Ekajaya Majukan Wonosobo

Pemerintah kabupaten juga menggaet beberapa pengusaha untuk menjadi pembicara dan motivator supaya para pengusaha muda dan wairausahawan muda semakin semangat. Diantaranya adalah pengusaha Chandra Ekajaya, Hary Tanoesoedibjo, Dahlan Iskan. Mereka memberikan motivasi sekaligus memberikan rancangan sekaligus pengalaman-pengalaman mereka saat meniti karir dan mendirikan usaha. Mulai dari berjuang dengan kondisi dan suasana yang seadanya, hingga kemudian dapat mencapai kesuksesan.

Chandra Ekajaya memberikan contoh kepada para pemuda, misalnya di daerah pegunungan seperti kabupaten Wonosobo, maka warung ataupun cafe yang menjual minuman dan makanan yang hangat pasti akan laku keras. Bisa juga mengambil produk dari tradisi, misalnya jamu dan makanan seperti tape, baik dari beras maupun ketela, dimana semua produk tersebut dapat membuat badan hangat. Pengusaha yang berasal dari Malang, Jawa Timur ini memberikan gambaran bahwa bila masyarakat ingin berburu harta, maka harus tahu dimana harta tersebut berada. Dalam artian, bila mereka ingin berdagang atau menjual produk dan jasa, maka mereka harus mengerti dimana pasarnya, kondisi pasarnya, dan pangsa pasarnya. Sehingga akan lebih jelas bagaimana produksi nantinya.

Sepenggal Kisah di Balik Kesuksesan Q Pizza Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Perjuangan memang tidak akan membohongi hasil, inilah yang dirasakan oleh Chandra Ekajaya pemiliki dari brand Q Pizza. Untuk mengembangkan brand Q Pizza bisa dikatakan harus melalui berbagai macam rintangan dan halangan. Namun dari situlah dirinya mampu mengambil pelajaran dari kegagalan dan dikembangkan menjadi sebuah keberhasilan kedepanya.

Ketika akan memulai bisnis Chandra Ekajaya penuh dengan keragu-raguan dan pikiran akan gagal ketika menjalankan bisnis dan berimbas kepada kerugian secara finansial.Pemikiran itu mungkin memang wajar bagi siapa saja yang akan awal dan baru memulai bisnis sama seperti yang dialami oleh Chandra Ekajaya. Namun hakikatnya semua itu adalah sifat dasar manusia takut jika gagal, namun bagaimana seorang itu bisa mengolah rasa takut itu menjadi sebuah kesuksesan. Ketika akan memulai bisnis dirinya sempat akan mengurungkan niatnya untuk membuka bisnis namun ketika itu dirinya mendengarkan sebuah seminar dari seorang motifator sekaligus pengusaha sukses di Indonesia yaitu Bob Sadino.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya sengaja mengikuti acara tersebut saat itu karena penasaran dan ingin mendapatkan pencerahan soal ilmu dalam berbisnis dan bagaimana memulai bisnis yang baik dan benar. Ternyata dari seminar tersebutlah muncul dorongan semangat baru dari dalam dirinya untuk memantapkan diri membuka bisnis barunya. Untuk memantapkan hati memang bukan perkara mudah terlebih ketika kita akan menjalani sesuatu yang tadinya kita tidak mengetahui sama sekali bagaimana seluk beluk apa yang akan dijalani kedepanya.

Berbekal dorongan semangat dan pencerahan dari Bob Sadino tentang bagaimana memantapkan hati dan memulai usaha Chandra Ekajaya pun akhirnya memantapkan hati untuk membuka bisnis Q Pizza miliknya. Butuh perjuangan keras dalam mengembangkan bisnis tersebut. Bahkan tiba sampai suatu saat dirinya sudah tidak mampu dan berpikiran untuk menutup bisnis tersebut, namun dirinya terfikir oleh omongan dari Bob Sadino “ saya bisnis cari rugi, ketika rugi saya semangat dan jika untung bertambah rasa syukur saya”. Inilah sepenggal kata-kata dari pengusaha sukses Bob Sadino yang menjadi salah satu pijakan bagi pengusaha Chandra Ekajaya ketika mengalamin hal tidak mengenakan dalam perjalanan bisnis yang dilalui.

Chandra Ekajaya Gagal Dibidang Study Sukses Dibidang Sablon

Dok.Chandra Ekajaya

Sablon  adalah salah satu yang cukup familiar ditelinga masyarakat sekarang ini, usaha dibidang fashion dan konveksi yang satu ini membutuhkan ketrampilan desain dan seni yang cukup untuk menjalankanya. Chandra Ekajaya adalah salah satu pengusaha sablon yang cukup kondang di daerah Batu, Malang. Bergerak di bisnis Fashion ibarat kata sudah terlanjur basah sekalian aja ujarnya.

Chandra Ekajaya yang gemar hobi desain grafis sejak dibangku sma ini menuangkan hobinya kedalam bisnis fashion dan sablon. Kesuksesan yang diraihnya ini tidak serta merta semudah membalikkan telapak tangan dirinya sudah pernah mengalami masa sulit ketika dirinya putus study di perguruan tinggi dan lebih memilih focus dibidang usaha sablonnya. Alat-alat yang dia miliki serta bahan-bahanya tak kurang dirinya merogoh kocek hampir Rp.50 juta untuk menyewa rumah untuk produksi serta membeli bahan-bahan serta peralatan sablon. Berawal dari 2 karyawan yang dia miliki kini Chandra Ekajaya memiliki tak kurang 15 orang karyawan dan dapat memenuhi pesanan dalam sekala besar atau sekala partai.

Dok.Chandra Ekajaya

Banyak pilihan yang ditawarkan oleh Candra Ekajaya mulai dari sablon kaos , kemeja , jaket  dan bahkan terkadang dirinya juga menerima orderan bordir baju pollo tshirt dikarnakan untuk bahan yang satu ini sangat cocok di bordir daripada disablon. Berawal dari keuntungan dibawah Rp5Juta perbulan inilah dirinya menekuni usahanya ini. usaha yang dirinya jalankan ini sudah berjalan cukup lama bisa dibilang cukup exis dibidang sablon karna keuletan dan ketekuannya dalam mencari calon konsumen serta kualitas dan service yang diberikan cukup memuaskan sehingga para pelangan tak sungkan memesan kembali ke Chandra Ekajaya Sablon.

Kini usaha ini semakin besar dan semakin banyak orang mulai memesan dari luar daerah Malang karna harga yang cukup bagus membuat usaha ini laris manis ujar Chandra Ekajaya.

Dirinya mengaku setelah menjalani usaha ini selama 3 tahun hinggga sekarang yang menginjak di tahun 8 tak kurang dirinya dapat meraup untung tak kurang dari Rp.20 juta perbulannya. Selain dirinya memenuhi permintaan pesanan disela-sela produksinya dirinya tetap membuat desain yang dia tawarkan di toko pakaian miliknya sendiri yang menjual berbagai macam kaos dan kemeja hasil desainan dirinya sendiri.