Chandra Ekajaya Gagal Dibidang Study Sukses Dibidang Sablon

Sablon  adalah salah satu yang cukup familiar ditelinga masyarakat sekarang ini, usaha dibidang fashion dan konveksi yang satu ini membutuhkan ketrampilan desain dan seni yang cukup untuk menjalankanya. Chandra Ekajaya adalah salah satu pengusaha sablon yang cukup kondang di daerah Batu, Malang. Bergerak di bisnis Fashion ibarat kata sudah terlanjur basah sekalian aja ujarnya.

Chandra Ekajaya yang gemar hobi desain grafis sejak dibangku sma ini menuangkan hobinya kedalam bisnis fashion dan sablon. Kesuksesan yang diraihnya ini tidak serta merta semudah membalikkan telapak tangan dirinya sudah pernah mengalami masa sulit ketika dirinya putus study di perguruan tinggi dan lebih memilih focus dibidang usaha sablonnya. Alat-alat yang dia miliki serta bahan-bahanya tak kurang dirinya merogoh kocek hampir Rp.50 juta untuk menyewa rumah untuk produksi serta membeli bahan-bahan serta peralatan sablon. Berawal dari 2 karyawan yang dia miliki kini Chandra Ekajaya memiliki tak kurang 15 orang karyawan dan dapat memenuhi pesanan dalam sekala besar atau sekala partai.

Dok.Chandra Ekajaya

Banyak pilihan yang ditawarkan oleh Candra Ekajaya mulai dari sablon kaos , kemeja , jaket  dan bahkan terkadang dirinya juga menerima orderan bordir baju pollo tshirt dikarnakan untuk bahan yang satu ini sangat cocok di bordir daripada disablon. Berawal dari keuntungan dibawah Rp5Juta perbulan inilah dirinya menekuni usahanya ini. usaha yang dirinya jalankan ini sudah berjalan cukup lama bisa dibilang cukup exis dibidang sablon karna keuletan dan ketekuannya dalam mencari calon konsumen serta kualitas dan service yang diberikan cukup memuaskan sehingga para pelangan tak sungkan memesan kembali ke Chandra Ekajaya Sablon.

Kini usaha ini semakin besar dan semakin banyak orang mulai memesan dari luar daerah Malang karna harga yang cukup bagus membuat usaha ini laris manis ujar Chandra Ekajaya.

Dirinya mengaku setelah menjalani usaha ini selama 3 tahun hinggga sekarang yang menginjak di tahun 8 tak kurang dirinya dapat meraup untung tak kurang dari Rp.20 juta perbulannya. Selain dirinya memenuhi permintaan pesanan disela-sela produksinya dirinya tetap membuat desain yang dia tawarkan di toko pakaian miliknya sendiri yang menjual berbagai macam kaos dan kemeja hasil desainan dirinya sendiri.

Chandra Ekajaya Pengusaha Es Durian Nyot Nyot

Pria kelahiran Malang Jawa Timur ini punya bisnis dengan omzet bisnis bisa puluhan juta rupiah dalam satu bulan saja, pria tersebut adalah Chandra Ekajaya. Pria lulusan terbaik sebuah SMA swasta di Malang  tersebut menekuni bisnis kuliner dari buah Durian. Buah durian dirasa memilik daya pikat sendiri dipasaran kuliner Indonesia.

Pengusaha Chandra Ekajaya

Buah durian memang sebagian orang tidak suka dengan buah ini, aroma dan rasanya dianggap aneh oleh sebagian orang di Indonesia. Namun sebagian besar menjadikan buah durian sebagai buah lezat dan enak untuk disantap termasuk oleh pengusaha Chandra Ekajaya. Potensi buah durian di Indonesia sendiri bisa dikatakan sangat melimpah dan hampir setiap provinsi memiliki daerah penghasil durian. Buah durian di Indonesia sangat beragam dan terkenal dengan cirri khas sendiri-sendiri di setiap daerah contohnya ada Durian Medan, montong petruk dan masih banyak lainya. Melimpahnya jumlah buah durian di Indonesia ternyata masih belum bisa dimanfaatkan oleh kebanykan orang untuk menghasilkan peluang bisnis yang menggiurakan. Kebanyakan masih hanya menjual durian biasa tanpa diolah menjadi sebuah produk olahan makanan. Inilah yang coba dimanfaatkan oleh pengusaha Chandra Ekajaya dengan memanfaatkan buah durian menjadi Es Durian dengan nama brand “Durian Nyot Nyot”.

Brand Durian Nyot Nyot didapat ketika dirinya sedang bersama anaknya, kemudian sang anak sedang meminum air dengan dot kecil dan memunculkan bunyi nyot nyot. Dari situlah nama brand tersebut muncul dan kemudian menjadikan nama tersebut menjadi nama brand Es Durian Nyot Nyot. Pada awal akan membuat dan memulai bisnis Es Durian, dirinya terlebih dahulu berkeliling Indonesia untuk mencicipi berbagai macam jenis durian yang ada di Indonesia. Hal ini dilakukan agar dirinya mengetahui jenis durian mana yang paling enak dan cocok dibuat sebagai olahan Es durian. Akhirnya dirinya menemukan durian medan lah yang cocok sebagai bahan membuat es durian miliknya. Pemilihan durian medan tidak begitu saja dilakukan, banyak pertimbangan dan percobaan, durian medan dipilih karena memiliki terkstur yang tidak terlalu lembek dan memiliki rasa manis bercampur dengan pahit namun sangat enak dan lezat jika diolah menjadi es durian dan dikombinasikan dengan varian lain. Durian yang digunakan adalah durian medan yang merupakan durian lokal yang memiliki kadar alkoholnya lebih rendah. Perbulannya dari bahan baku durian bisa menghabiskan 30.000 butir durian.

Setelah menemukan durian yang cocok sebagai bahan baku es miliknya, Chandra Ekajaya kemudian bersama beberapa temanya yang kebetulan merupakan sebuah Chef di hotel di Bali mencoba membuat olahan es durian berbagai varian namun jangan sampai menghilangkan rasa dan cita rasa buah durian tersebut. Didapatkanlah berbagai produk, dari es duren putih, es duren cokelat, juice duren putih, dan juice duren coklat. Inovasi ini coba dilakukan oleh dirinya untuk memberikan pilihan sajian produk es durian yang beda dari lainya. Es Durian yang begitu-begitu saja pastinya akan lama kelamaan membosankan dan ditinggalkan oleh penikmat durian. Hal yang sangat mengejutkan dan diluar ekpspektasi dirinya adalah dalam sudah bisa membuka 14 gerai dalam satu tahun saja. Dimana 6 gerai miliknya sedangkan 8 adalah milik kemitraan. Jumlah gerainya pun dari tahun demi tahun selalu mengalami peningkatan, tercata semenjak pertengahn tahun 2011  sampai akhir 2012, sudah ada lebih dari 50 gerai berhasil didirikan oleh Nyot Nyot Durian dan itu masih akan mengalami peningkatan jumlah gerai kedepanya. Bukan tidak mungkin pada tahun depan bisa menembus hingga ratusan gerai yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Pengusaha Es Durian Chandra Ekajaya

Tak disangka ternyata perkembangan yang begitu pesat tak lepas dari pemasaran yang dilakukan oleh dirinya. Memanfaatkan berbagai media baik offline atau online menjadi salah satu ujung tombak pemaran produk, melalui media sosial seperti instagram, facebookk dan twitter. Dirinya juga rajin menjalani kerja sama dengan beberapa penerbit dan majalah/ tabloid waralaba nasional serta ikut acara festival kuliner nasional di beberapa darah di Indonesia. Ia menjelaskan dari semua mitranya yang tersebar di seluruh Indonesia. Ia mencatat bahwa gerai Tarakan, Kalimantan Timur dan Karawang, Jawa Barat, menjadi gerai pemegang rekor balik modal. Hanya dalam kurun waktu 1,5 tahun saja sudah balik modal. Ternyata salah satu faktor lain menyebabkan berkembang pesatnya bisnis es durian ini ternyata terletak dari sedikitnya pengusaha yang bermain.  Masih sedikitnya orang yang meilirik bisnis ini menjadikan pasar persaingan masih terbuka lebar. Terlebih didukung dengan bahan baku yang mudah di dapatkan menjadi salah satu keuntungan yang di dapat dari bisnis es durian ini. Namun ketika memilih bahan baku tidak boleh sembarangan, karena bahan baku mempengaruhi kualitas produk Es Durian yang dibuat.

Harga yang dibanderol dari es durian sangat bervariasi dan berbeda dari setiap jenis dan ukuran yang diminta. Harga jumbo bisa dijual dari Rp.10.000 hingga Rp.18.000 per- cup. Harga yang terbilang terjangkau dan murah dikantong. Penikmatnya pun saat ini sangat beragam mulai dari anak kecil bahkan hingga orang dewasa menggemari Es Durian Nyot Nyot milik Chandra Ekajaya. Berbagai gerai yang sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia membuat produk es durian milknya sekarang menjadi salah satu produk Es Durian trend setter di Indonesia.

Kedepanya hal yang sangat ingin dilakukan oleh pengusaha ini adalah membuat bisnis Es Durian Nyot Nyot bisa dipasarkan di mancanegara. Keinginan ini bukanlah sebuah hal yang mustahil, saat ini saja sudah banyak olahan makanan dari Indonesia yang mampu menembus pasar global dan beberapa mampu dijual di negara-negara eropa seperti Jerman dan Amerika. Eskpektasi kedepanya Es Durian miliknya akan bekerjasama dengan beberapa perusahaan dan food Court di Malaysia dan Singapura. Kerjasama ini akan menambah pemaran dari es durian nyot nyot miliknya, namun yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi dirinya adalah menjamin bahwa produknya memiliki kualitas yang baik dan sehingga mampu bersaing dengan produk produk lainya dari berbagai negara di pasar global.

Jika hal ini terwujud, maka Es Durian milik pengusaha Chandra Ekajaya ini akan menjadi yang pertama olahan es durian yang mampu menembus pasaran internasional. Menurut data yang sudah dimilikinya, untuk segmen pasar Es Durian sendiri masih sangat langka di pasaran global. Dari data, ada beberapa produk Es Durian dari negara seperti Thailand dan Vietnam yang sudah mendominasi pasaran olahan durian. Namun pada kenyataanya olahan tersebut masih sekedar olahan biasa tanpa dikombinasikan dengan olahan lain. Inilah peluang yang coba dimanfaatkan oleh dirinya, peluang sekecil apapun jika itu masih ada kemungkinan untuk mendulang keuntungan harus bisa dimanfaatkan. Prinsip tersebut adalah prisnisp yang selalu dipegang oleh pengusaha Chandra Ekajaya untuk mengembangkan bisnisnya entah bisnis kuliner, fashion, migas dan property.

HOT: 7 Situs yang Enak Buat Streaming dan Tak Kalah Seru dari Youtube

Hai netizen! Di era ini, tentu kalian senang menonton video online (streaming), bukan? Memang situs web yang dikenal dengan kotak merah dibubuhi dengan simbol “play” ini sangat populer di semua kalangan. Situs share video yang dibuat oleh tiga mantan karyawan PayPal di tahun 2005 ini memang memiliki sebuah tawaran kepada para penggunanya untuk mengunggah, menonton, dan berbagai video. Perusahaan yang bermarkas di San Bruno, California, ini memang dikenal menggunakan teknologi Adobe Flash Video dan HTML 5 untuk menampilkan berbagai macam klip, video, tv, musik, dan sebagainya kepada para penggunanya. Fleksibel dan menarik adalah sanjungan yang memang pantas diberikan oleh situs milik Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawad Karim.

 

Penggila internet, Chandra Ekajaya baru-baru ini membagikan sebuah pendapatnya kepada para netizen di situs buatannya yaitu beritabenar.com. Dalam situsnya tersebut, Chandra Ekajaya memberikan pendapat mengenai beberapa situs yang tak kalah seru dari Youtube.

Nah, gaes! Berikut situs streaming yang lebih menarik dari Youtube menurut Chandra Ekajaya:

(Foto: Chandra Ekajaya)

Ustream

Menyajikan konten video yang berkualitas, maka jangan lewatkan untuk berkunjung ke situs yang didirikan tahun 2007 tersebut  Situs tersebut sudah dilihat hingga mencapai 80 juta viewers. Konten dari Ustream memang sangat bermacam-macam. Mulai dari acara reality show yang biasa disajikan di televii, musik video, game, teknologi, dan lain sebagainya.

Vidio

Chandra Ekajaya memberikan Vidio dalam jajaran situs yang tak kalah seru dari Youtube. Pasalnya di situs tersebut, Vidio mencoba menyihir para penggunanya agar dapat menonton beraneka ragam video, video musik, video travel, vlog, dan bermacam jeni video yang membuat betah para pengunjungnya untuk nongkrong di situs tersebut.

Myspace

Bagi para pecinta musik, tentu mengenal musik legendaris satu ini. Awalnya MySpace adalah situs dengan platform media sosial. Laman tersebut memang sempat mengalami masa kepopulerannya ketika dijadikan sebagai ruang sosial para band-band indie di seluruh dunia untuk mendisplay karya-karya mereka. Jika sebelumnya situs ini hanya menyediakan format suara, kini Myspace telah berevolusi menjadi video, musik, dan radio.

Aol.on

Nah, situs satu ini juga dikategorikan menjadi salah satu situs yang dinilai tak kalah menarik dari Youtube. Konsep yang menarik dan desain yang cukup sederhana ini telah menarik ribuban pengguna untuk bergabung. Namun, situs tersebut memang masih sangat berat untuk diakses, oleh karena itu membuka situs tersebut dibutuhkan kecepatan internet yang tinggi agar dapat melakukan streaming video dengan lancar.

Yahoo! Screen

Sekilas kita sudah mengetahui bahwa situs tersebut masih satu perusahaan dengan yahoo!. Situs legendaris yang akrab di medio awal 2000 an ini memang sangat populer di kalangan para netize. Nah, Yahoo! Screen memberikan layanan streaming dari Yahoo yang khusus menghadirkan video-video dengan beraneka ragam acara seperti TV, movies, web seri, dan sebeagainya.

Penulis: Chandra Ekajaya l Editor : Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya, Poles Produk Online Dengan Ciamik

 

pengusaha yohanes chandra ekajaya kemas produk online

Yohanes Chandra Ekajaya pengusaha dan pebisnis sukses muda ini memiliki ketertarikan terhadap bisnis dan usaha yang sangat besar. Tak terkecuali dengan bisnis online, walaupun Chandra sudah sukses di dunia bisnis offline nya yang mermabah di berbagai sector bisnis namun dia sangat tertarik dengan menjamurnya bisnis online.

Bisnis online memeilik daya tarik tersendiri, penampilan adalah hal yang bisa dikatakan sangat penting. Dengan desain produk dan ditambah foto produk yang ciamik menjadi daya tarik tersendiri untuk menarik konsumen melihat produk yang dijajakan pedagang dalam bisnis online. Tapi tak hayal masih banyak penjual yang memahami faktor itu. Kerap kali mereka memajang foto produk ala kadarnya. Dan hasilnya produk yang di klaim berkualitas hanya di pandang sebelah mata oleh konsumen karena desain visualnya/foto yang dipajang tidak menarik.

Kondisi itu ditangkap Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya yang kini membuka bisnis untuk memproduksi konten visual alias memotret tampilan sekaligus narasi untuk produk para pebisnis di dunia maya. Tak Hayal dengan kepiawaian nya dan kepuasan hasil visual yang ciamik  Chandra sukses meraih kepercayaan merek-merek besar yang perlu memoles tampilan produk mereka untuk dipajang di dunia maya.

produk online pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Menurut Yohanes Chandra Ekajaya, semakin tidak menarik foto dan konten produk yang dipajang, semakin minim pula pengunjung lapaknya, yang ujung-ujungnya bisa menurunkan kunjungan ke para penyedia jasa situs dagang. Terlebih Penyedia situs dagang tidak mungkin untuk  memproduksi sendiri konten visual setiap produk. karena dalam sehari saja minimal ada 450 produk varian baru yang ditampilkan, sehingga akan sangat menguras tenaga, waktu dan biaya jika harus memproduksi konten visual sendiri.

Masalah itu coba di manfaatkan sebagai peluang oleh Yohanes Chandra Ekajay dengan merancang jasa produksi visual konten lengkap dengan harga terjangkau yang dia didirikan bersama dua mantan karyawan Zalora  pada Juli 2013 silam.

Cukup hanya dengan pemilik produk mengirim produk mereka disertai deskripsi produk. Chandra dan tim yang kemudian memotret, mengedit foto, menamakan produk sesuai dengan SKU penyedia jasa situs dagang, memoles konten, menulis deskripsi produk dengan lengkap dan ciamik, sampai menyediakan model, make-up artist dan fashion stylist.

Menurut Yohanes Chandra Ekajaya, mereka tidak semata-mata membidik laba semata, tetapi memiliki visi untuk mengedukasi khalayak luas mengenai visual yang baik untuk produk online berharga terjangkau agar mampu bersaing dengan brand-brand terkenal lainya di dunia maya/bisnis online.

Yohanes Chandra Ekajaya Berbicara Asal Usul Tanaman Putri Malu

Yohanes Chandra Ekajaya menyinggung tentang asal – usul tanaman Putri Malu, tanaman yang mudah terkejut ini menurut dia sangat unik. Keunikan itu membuat tanaman ini di juluki sebagai “Si Kejut”. Tanaman ini tumbuh dan hidup di tanah, namun tanaman ini juga dapat merambat atau memanjat, bentuk bijinya yang sangat kecil dan bulat pipih mempunyai akar yang snagat kuat dan batangnya pun memiliki duri dan bunga berwarna merah atau ungu.

Tanaman Putri Malu sendiri berasal dari Amerika Selatan dari Negara Brazil. Di Brazil sendiri tanaman ini dikategorikan tanaman liar, karena tanaman ini sendiri jarang dipelihara oleh orang. Sebab saat ini belum diketahui apa manfaat yang terkandung dalam tanaman Putri Malu.

yohanes-chandra-ekajaya-putri-malu

Tanaman putri malu ini sangat unik menurut Yohanes Chandra Ekajaya, keunikan yang di singgung oleh Yohanes Chandra Ekajaya adalah tanaman putri malu ini, konon kenapa rasa malu yang dimiliki tanaman itu berasal dari cerita seorang putri raja yang sangat cantik. Putri yang bernama putrid Kaniawati itu memilik kecantikan yang sangat mempesona dan seluruh warga kota mengagumi kecantikan sang putri.

Akibat kecantikan sang putri banyak pemuda yang jatuh hati akan kecantikanya dan ingin datang melamarnya, tak terkecuali para pangeran dari kerajaan tetangga. Namun sangat disayangkan, putrid yang cantik ini memiliki rasa malu yang teramat berlebih terhadap orang lain termasuk lawan jenis. Akibat dari rasa malu yang berlebih itu, para pemuda yang datang untuk berniat melamar sang putri, kecewa akibat tidak bertemu dengan sang putri. Berbeda dengan para pemuda biasa, para pengeran menyusun strategi lain untuk dapat melihat wajah sang putri. Di tengah pengintaian nya salah satu pengeran tak sengaja melihat wajah sang putri dan beradu tatapan dengan sang putri.

yohanes-chandra-ekajaya-berbicara-asal-usul-tanaman-putri-malu

Sang putri pun sangat terkejut dan trersentak, kemudian sang putrid jatuh lemas karena kaget bertatap mata dengan salah satu seorang pangeran.

Dan itulah sekelumit cerita asal usul tanaman Putri Malu dan kenapa tanaman itu dinamakan tanaman Putri Malu yang diceritakan oleh Yohanes Chandra Ekajaya.

 

 

Yohanes Chandra Ekajaya Buka Bisnis Kuliner “Bakso Pop”

 

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko geluti kuliner bakso

Yohanes Chandra Ekajaya merupakan seorang pengusaha muda sukses yang sangat populer di kalangan dunia bisnis tanah air. Lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur ini dikenal melalui salah satu bisnis di bidang kuliner yaitu bakso. Ya, dengan nama Bakso Pop, Yohanes Chandra Ekajaya meracik produk tersebut dengan sangat istimewa.

Baginya, bakso merupakan salah satu makanan yang sederhana dan siapapun akan cocok ketika menikmati sajian istimewa tersebut. Kini popularitas dari kuiner tersebut melejit karena cita rasa asli yang diberikan oleh bakso miliknya berbeda dari lainnya. Beberapa varian seperti bakso iga, bakso telur, tetela, dan bakso kerikil menjadi menu yang ditawarkan oleh lelaki kelahiran jawa Timur.

Di tengah keemasannya, banyak pejabat ataupun tokoh masyarakat yang mencicipi baksonya. Bahkan karena popularitasnya tersebut dikarenakan memperoleh kemudahan membuka berbagai gerai di daerah dan kota-kota besar.

pengusaha yohanes chandra ekajaya rambah kuliner bakso

Dari strategi dari mulut ke mulut, pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya berhasil menawarkan kedai bakso miliknya. Dengan cita rasa dan keistimewaan yang tergantikan, Yohanes Chandra Ekajaya mengakui bahwa banyak pelanggan yang sangat loyal.

Kini, rata-rata Yohanes Chandra Ekajaya berhasil memberikan penawaran kepada para pecinta kuliner di Indonesia. Khususnya bagi mereka yang doyan bakso, kehadiran bakso Pop milik Yohanes Chandra Ekajaya menjadi nafas segar. Beberapa gerai-gerai baksonya banyak di buka di beberapa tempat seperti supermarket, Mal, dan sebagainya. Dengan lokasi-lokasi yang tak pernah sepi orang membuat Yohanes Chandra Ekajaya membuka gerai di warung tersebut.

Kini, setiap harinya Yohanes Chandra Ekajaya berhasil mendatangkan 600 hingga 1000 orang untuk tiap harinya. Lokasi tersebut memang bukan mal yang penjualannya bagus, namun justru di tempat-tempat pinggir jalan. Dalam sehari, konsumsi daging sapi yang digunakan oleh Bakso Pop ini membutuhkan sekitar 20-30 kilogram daging. Untuk semangkok baksonya Yohanes Chandra Ekajaya membanderol dengan harga Rp 10 ribu hingga yang tertinggu Rp 16 ribu rupiah, serta rata-rata ia berhasil menndapatkan omzet setiap bulannya hingga ratusan juta rupiah.

Yohanes Chandra Ekajaya Sukseskan Buah Lembaran di Pasar Mancanegara

Yohanes Chandra Ekajaya merupakan seorang pengusaha muda sukses Indonesia yang dikenal melalui salah satu produk bisnisnya yaitu Buah Lembaran. Makanan berbahan baku aneka macam buah ini diberi nama Fruittamin yang memiliki kualitas produk dengan daya tahan selama berbulan-bulan tersebut berhasil meraup omzet hingga ratusan juta rupiah untuk setiap bulannya.

Yohanes Chandra Ekajaya memiliki minat menjadi seorang pengusaha muda yang sukses secara finansial dan produk, dimana produk-produknya memang difokuskan kepada konsumen yang peduli dengan kesehatan tubuhnya. Yohanes Chandra Ekajaya menyadari bahwa bisnis makanan ringan dengan higienitas yang akan mereka geluti tak dapat bersaing dengan harga produk makanan massal. Oleh sebab itu, Yohanes Chandra Ekajaya menyasar segmen menengah-atas. Berhubung produk seperti itu berada di luar negeri, Yohanes Chandra Ekajaya semakin mendapatkan omzet hingga ratusan juta rupiah. Produk-produknya tersebut memang menawarkan beraneka rasa, dimana harga setiap produk dibanderol dengan harga Rp 25 ribu hingga Rp 45 ribu.

yohanes-chandra-ekajaya-sukseskan-buah-lembaran-di-pasar-mancanegara

Yohanes Chandra Ekajaya mengaku bahwa dalam menciptakan produk tersebut, ia membuat olahan almond, cokelat, toblerone, silverqueen, dan sebagainya. Bahan baku yang digunakannya pun merupakan bahan pilihan yang kemudian diolah dalam lembaran tipis dan kecil dengan merek tersebut. Kualitas produk dan harga pun memiliki keistimewaan tersendiri, dimana Yohanes Chandra Ekajaya khawatir akan salah persepsi, dimana bentuk makanan ringan tersebut menyerupai keripik.
yohanes-chandra-ekajaya-buah
Yohanes Chandra Ekajaya mengakui bahwa tantangan terbesar dalam bisnis tersebut berada pada kualitas rasa yang istimewa dan bahan baku yang tepat. Oleh karena itu, Yohanes Chandra Ekajaya memang memiliki penyetok buah andalan untuk produk dalam perusahannya. Setiap bulannya 1000 hingga 2000 boks makanan ringan miliknya laku baik dalam pasar domestik maupun pasar mancanegara. Kini, omzet ratusan juta rupiah menghampiri Yohanes Chandra Ekajaya dan mendapuk dirinya menjadi seorang pengusaha sekaligus jutawan sukses yang memulai karirnya dari nol. Yohanes Chandra Ekajaya mengaku bahwa meskipun meraih kesuksesan, ia tak sedikitpun berpuas diri dan berencana untuk mengembangkan kualitas, layanan, strategi pemasaran, agar produknya laris di pasaran,