Yohanes Chandra Ekajaya Buka Bisnis Kuliner “Bakso Pop”

pengusaha yohanes chandra ekajaya rambah kuliner bakso

 

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko geluti kuliner bakso

Yohanes Chandra Ekajaya merupakan seorang pengusaha muda sukses yang sangat populer di kalangan dunia bisnis tanah air. Lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur ini dikenal melalui salah satu bisnis di bidang kuliner yaitu bakso. Ya, dengan nama Bakso Pop, Yohanes Chandra Ekajaya meracik produk tersebut dengan sangat istimewa.

Baginya, bakso merupakan salah satu makanan yang sederhana dan siapapun akan cocok ketika menikmati sajian istimewa tersebut. Kini popularitas dari kuiner tersebut melejit karena cita rasa asli yang diberikan oleh bakso miliknya berbeda dari lainnya. Beberapa varian seperti bakso iga, bakso telur, tetela, dan bakso kerikil menjadi menu yang ditawarkan oleh lelaki kelahiran jawa Timur.

Di tengah keemasannya, banyak pejabat ataupun tokoh masyarakat yang mencicipi baksonya. Bahkan karena popularitasnya tersebut dikarenakan memperoleh kemudahan membuka berbagai gerai di daerah dan kota-kota besar.

pengusaha yohanes chandra ekajaya rambah kuliner bakso

Dari strategi dari mulut ke mulut, pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya berhasil menawarkan kedai bakso miliknya. Dengan cita rasa dan keistimewaan yang tergantikan, Yohanes Chandra Ekajaya mengakui bahwa banyak pelanggan yang sangat loyal.

Kini, rata-rata Yohanes Chandra Ekajaya berhasil memberikan penawaran kepada para pecinta kuliner di Indonesia. Khususnya bagi mereka yang doyan bakso, kehadiran bakso Pop milik Yohanes Chandra Ekajaya menjadi nafas segar. Beberapa gerai-gerai baksonya banyak di buka di beberapa tempat seperti supermarket, Mal, dan sebagainya. Dengan lokasi-lokasi yang tak pernah sepi orang membuat Yohanes Chandra Ekajaya membuka gerai di warung tersebut.

Kini, setiap harinya Yohanes Chandra Ekajaya berhasil mendatangkan 600 hingga 1000 orang untuk tiap harinya. Lokasi tersebut memang bukan mal yang penjualannya bagus, namun justru di tempat-tempat pinggir jalan. Dalam sehari, konsumsi daging sapi yang digunakan oleh Bakso Pop ini membutuhkan sekitar 20-30 kilogram daging. Untuk semangkok baksonya Yohanes Chandra Ekajaya membanderol dengan harga Rp 10 ribu hingga yang tertinggu Rp 16 ribu rupiah, serta rata-rata ia berhasil menndapatkan omzet setiap bulannya hingga ratusan juta rupiah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s