Membangun Mental Dengan Kantin Kejujuran Yohanes Ekajaya Chandra

Dulunya Yohanes Chandra bekerja sebagai seorang tukang sablon plastik di sebuah usaha sablon kecil-kecilan milik temannya. Ia bekerja mulai dari pukul 08.00 pagi hingga 17.00 sore. Ia pun sering bekerja lembur. Ia memulai kerja lemburnya pada pukul 20.00 hingga pukul 12.00 bahkan hingga pukul 01.00.

Semua hal di atas dilakukan oleh Yohanes Ekajaya Chandra demi mencukupi kebutuhan anak dan istrinya. Sebab sistem pembayaran gaji atau lebih tepat disebut honor di sablon milik temannya tersebut tidak tetap. Sistem honor di sablonan tersebut adalah semakin banyak pekerjaan yang dikerjakan maka pendapatan juga akan semakin banyak, serta pendapatan akan semakin cepat diterima bila pekerjaannya lebih cepat diselesaikan.

Rutinitas tersebut telah dijalankan Yohanes Chandra Ekajaya selama bertahun-tahun. Ia pun mulai merasakan kebosanan dan kejenuhan, sebab ia jarang bisa berkumpul bersama keluarga. Kemudian ia berkeinginan untuk membuat usaha. Usaha yang ingin Ekajaya bikin adalah usaha yang mempunyai manfaat untuk anak-anak ke depannya, selain ia juga mendapatkan keuntungan.

Kemudian Yohanes Ekajaya Chandra menceritakan keinginannya kepada istrinya. Istrinya pun mendukung dan menyetujuinya. Bahkan istri dari Ekajaya pun memberikan saran dan masukan untuk jenis usaha yang akan dijalankan.

Esok harinya, Yohanes Ekajaya Chandra menemui bos alias juragannya. Ia meminta izin dan restu, serta memohon maaf karena diriinya mengundurkan diri. Bos sekaligus juragan dari Ekajaya justru memberikan respon positif atas keinginan Ekajaya. Bos tersebut memberikan nasehat, saran, serta masukan kepada Ekajaya supaya usaha yang akan dirintis oleh bekas pekerjanya tersebut bisa berhasil.

Yohanes Ekajaya Chandra hendak membuat kantin kejujuran di beberapa sekolah dasar dan sekolah menengah tingkat pertama. Nantinya yang akan membuat makanan dan jajanan adalah dirinya dan istrinya. Ekajaya pun sudah menemui kepala sekolah tiap sekolah dan meminta izin untuk membuka kantin kejujuran di tiap sekolah tersebut.

Bagi Yohanes Ekajaya Chandra ada tiga manfaat yang didapatnya ketika membuka kantin kejujuran. Pertama ia dapat menanam dan membangun mental anak bangsa untuk selalu bersikap jujur. Kedua, waktu untuk bersama anak dan istrinya lebih banyak. Ketiga, tentu saja keuntungan secara finansial pun juga didapatkan oleh Ekajaya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s